I AM AJNABEE

" Kerja sambil piknik ya itu sudah menjadi bagian dari saya. Tidak akan ada cerita tanpa adanya perjalanan.. karena bagi saya ada jalan ya ada cerita.. kalau gak jalan ya tidak ada cerita..Simpel dan tidak pakai ribet.. semua jalani saja.."

CERITA ASRAMA DARI YASIN AZKABAN

 STORY FROM YASIN (AZKABAN)
Yasin... The cute and smart student
Ngomongin tentang masa lalu memang sangat indah karena penuh kenangan yang sangat indah pula dengan orang-orang terdekat kita, sahabat-sahabat kita, teman-teman kita, kekasih kita (bagi yang punya), pokoknya serba indah deh .......
tinggal diasrama (MAN I bandar lampung ) selama kurang lebih tiga tahunan bersama temen temen yang kocak, pembina asrama yang keren keren, selalu memberi nasehat kepada saya dan temen-tmen.. saya mau cerita sedikit tentang pembina pembina ku di asrama nihhh... dengerin eaa..hehe siapa yang harus aku ceritaiin pertama kali.....ehmmmmmmm
kayaknya yang pertama aku ceritakan mister elvan deh soalnya beliau yang sangat berkesan buat ku (lebayyy), ya gitu deh kira-kira...hehe ...nama lengkapnya siapa saya kug lupa tapi setahuku nama lengkapnya elvan al ajnabee gtooo (soalnya aku lyat di fb dan di motornya jga ky gto namamnya, tapi ga tw jg kalau sekarang udah ganti nama...hehehe) .. saat pertama kali aku melihatnya bulu kudukku merinding, ingin ku teiak sekencang mungkin, ingin ku lari secepat mungkin, jantungku berdebar kencang,hehehe (becanda broo kyak setan aj...hehehee) tapi ga jwh dari situ jg siihhh..hahaha piss broo)
pertama kali aku msuk di asrama dan ketemu mister elvan siihh kyak orang galak gto (karena aku melihat wajah beliau pun mengerikan ) heheehe... tapi setelah aku amatin sedikit demi sedikit ga juga ding..hehe. ada ganteng nya juga, hahaha
pengalaman saat sama beliaupun begitu mengasyikkan, saat beliau mengajar suasana menjadi begitu ramai (bukan berati di suruh teriak-teriak lowhhh...hehe ) selalu ada aj sesuatu yang membuat saya dan temen-temen menjadi enjoy saat kita belajar..hehe .. oke...saya ceritain sedikit ne kenapa aku sangat senang diajar oleh beliaau...
mister elvan tuwwh kalau mengajar enakk, penuh canda dan tidak banyak tugas-tugas gto.. bahkan yang aku seneng niii ada pelajaran nonton (movie) gto.... makanya aku suka..hehehehe namun yang tidak kalah kagi karena beliau suka membawa makanan kalau mengajar dan di bagi-bagikan gto... gratis lagi..hehehehe.. makanya aku semangant belajar sama beliau..heheheehe... eeeiiittttttttttttt... tunggu dulu jangan selalu memuji mister elvan truuuss....hehehehe lum tahu siii kalau mister elvn kalau marah ...hehe saya ceritain yaa brooooo.... saya juga ga nyangka cee kalau mister elvan marah begitu menakutkann, bahkan lebih takut melihat marahnya mister elvan dari pada melihat hantuuuu,,,hahahahaha.
simak baek-baek eaa.. di kala itu (puitis) di asrama sedang mengadakan lomba, lebih tepatnya SEB (student english battle )sejenis perlombaan bahasa inggris gto lahh..hehe lomba bhsa inggris tesebut memerlukan persiapan yang cukup lama dan cukup menguras tenaga dan fikiran...
kejadian itu terjadi di pagi hari, waktu hari H lomba tersebut... saat itu saya dan tmen2 sedang sarapan pagi.... TIBA-TIBA.. GUPRAAAKKKKK..... (ga tw apa yang di banting) mister elvan teriak teriak (marahhhhhhhhhhhhhhh)
saya kageettt.... langsung saya taruk piringku dan lari ketempat lokasi lomba ( mister marah karena kerja kami makannya lambat, kami selaku panitia harus menyambut tamu tamu yang dateng )
saat aku melihat mister marahh... behhhhh.. ngeri tenaannn ( banget), saya ketakutan kalau-kalu mister menatapku dengan tatapan tajam dan menghantamku dengan lemarii (hahaaha lebayy) tapi syukurnya mister elvan tidak melihatku... aku langsung lariii..hehehe.. eaaa begitulah mister kalau marahhh.... ngeriiii broooooo....hehehe kyak na cukup ne tentang mister elvann.. sekarang pembina yang kedua ne ..
nama beliau ustad sukandi (ea bgitulah kita memanggilnya ) ..... mw nyeritain ciri fisiknya ga enak ( tkut kualad...hehehehe) tapi yang jelas ceee itemm, agak pendek ( ga begitu pendek maksudnya ) hehehe.... tapiiii saya kagum sama beliauu.. selain beliau pinter, ngajarnya jga enak, beliau menjelaskan pelajaran juga sangat mendetail, dan atu lagi yang membuat saya kagum, beliau bisa tahu kalau ada anak asrama yang nyurii.. ( padahal ank asrama yang nyuri itu tidakngaku ) huuuueee.. hebat yaa... mungkin sya nanti bisa berguru sma beliauu.... byar saya tahu pelaku-pelaku karupsi di indonesia..hehehe (anak hukum gto lowwhh ).... pembina yang ketiga ne udah aku anggap sebagai ibu ku sendiri ( karena beliau perempuan cee..hehehee )
"umi popy" begitu kita memanggil beliau, nama lengkapnya popy puspitasari ( kalau ga salah juga ..heheehe, beliau sangat ramah dengan saya dan temen2, murah senyum, suka berbagi kalau ada sisa makanan..hehe namu sayangnya saya ga pernah di kasih uang saku...haahahahaha.... beliau selalu membangunkan untuk shalat subuh, selalu memperhatikan kita deh pokoknya... hehe
pembina yang terakhir ku nee sebagai sesepuh di asrama karena beliau sebagai pengasuh asrama..
"WAHIDIN RAIS" nama beliau, kami memanggilnya ustad wahid... beliau sangat berjasa di dalam hidupku ( yang kedua setelah ortu kandungku tentunya..hehe ) karena beliau telah mendidikku hingga bisa berbicara bahasa arab ( walaupun ga lancar-lancar amat cee ..hehehe) beliau sangat jago bahasa arabnya,beliau ga pernah berbicara bhasa indonesia sama anak2 asrama, bahkan sya pernah denger kala ustad wahid lupa dengan bahasa indonesia ( wwiiiiiihh... hebat yaaaa)
twuuu gaa... pertama kali aku melihat ustad wahid saya sangka tukang kebun ( kualad sekali saya..hhehehe) soalnya ustad hanya mengenakan kaos dalem ( kaos dalem itu udah compang camping) saya batin ini sudah ga layak pake..hehehe... itulah ke zuhudan seorang ustad... hehehe
sampe disini dlu eaaa...
laen kali cerita lagi ,,hehehehee

ANOTHER LETTER STORY FROM MY EX STUDENT ( FARUQI )

Faruq, yang sering traktir hehe

Dariku yang tak bisa apa-apa

by Faruq EL Ghifarie on Wednesday, January 11, 2012 at 8:33pm ·

Izinkan aku mengucapakan sepatah-dua-patah kata, kepada pahlawan tanpa tanda jasa, yang akan selalu ku kenang sepanjang masa.

Drs. KH. Wahidin Rais
Malam masih bersua dengan purnama. Fajar masih belum terpancar. Alunan kaki membelah keheningan pagi. Dengan semangat yang tak pernah mati, engkau menanti. Menanti kedatangan kami yang tak mengerti. Kesabaran, keuletan serta ketangguhan tak akan terganti. Engkau rela mengantarkan kami yang tak mengerti meraih mimpi. Mimpi-mimpi yang selalu tergambar dalam imajinasi. Engkau sang pembuka gerbang mentari.
Kami yang tak tau apa-apa, hanya bisa diam tak berkata. Dengan kemampuan kami seadaanya, Engkau ajarkan kami semuanya. Engkau antarkan kami mengelilingi dan menggapai dunia. Walaupun badan dan mata tak pernah kesana. kami selalu mengingatnya.
Ambillah semua pelajaran dari apa saja. Itulah pesan yang selalu terngiang di telinga. Entah kami bisa tidak bisa. Namun kami selalu mempunyai asa.
Lantunan bahasa Arab yang selalu turucap. Akan selalu kami ingat. Walaupun terkadang tak sempat, namun engkau pasti akan selalu kami INGAT.

Bunda Poppy Novitasari
Happy Students
Matahari memantul keemasan. Bintang kejora mulai bermunculan. Matahari bersiap pulang ke peraduan. Dan malampun siap menggantikan. Itulah waktu menunjukkan engkau memberi peringatan. Peringatan yang tak akan pernah terlupakan. “ nak.. mandi nak..!! nak.. ke masjid nak..!!”. sebuah peringatan sederhana namun sangat bermakana. Syarat akan makna untuk mendapatkan ridho-Nya.
Ayoman seorang ibu terpancar tulus darimu. Kasih sayang yang tak pernah lekang dimakan waktu. Kami tahu kami adalah anak bandel yang suka merisaukanmu. Kami tau kami Anak nakal yang selalu membikin onar. Sampai amarah sempat terpancar. Namun engkau selalu bersabar, tanpa pernah bersikap kasar.
Kejailan, kebandelan serta kenakalan seperti tak pernah terlintas dalam putih abu. Engkau menganggap seperti di dimensi waktu, yang telah terjadi di masa lalu. Yang kau tahu selalu memberi cinta tulus kasih seorang ibu, yang selalu ada dalam qalbu.



Mr. Elvan Al Ajnabee
Matahari mulai beranjak dari peraduan. Mulai mengeluarkan sinar yang memberi kekuatan. Aktivitas keseharianpun siap untuk dijalankan. demi memenuhi setiap tuntutan.
Engkau yang sejatinya bersifat lembut selembut desir angin yang menyisir malam. Selalu memberi senyuman kepada setiap insan. Hampir tak ternoda perawakan, dari kotornya kemarahan. Menjadikan engkau di kejar para “perawan”.
M. NUR EDY FARUQI
Pagie ini engkau berbeda dari hari-hari. Bersikap lugas, tegas namun tetap terbersit senyum dalam hati. Engkau memaksa kami berbaris rapi, mengejar detik jam yang tak bertepi. Demi tugas yang harus dipenuhi. Kesabaranmu yang kami nanti sehingga kami siap memenuhi cakrawala pagi dengan mentari. Itulah yang tak terlupakan oleh kami.
Berjuta kenangan telah kita lalui. Dari susah, sedih, kecewa, merana hingga happy-happy. Semua memenuhi memori. Entah kapan akan terulang kembali. Namun harapan selalu dalam hati. Itulah yang tak terlupakan oleh kami.

Sebuah Surat dari Muridku, Samsul Zakaria (Sams)

My Smart Student, Sams....


A Letter to Mister

Rabu, 07 Maret 2012  

Assalāmu’alaikum, Mister! Rintikan hujan menemani malamku. Sementara hatiku terus terpenuhi butir-butir kerinduaan. Rindu saat di mana: aku dan teman-teman belajar bernyanyi bersama. Saat di mana kami mengenal pentingnya kebersamaan. Kebersamaan yang juga disertai oleh hadirnya Mr. di dalamnya. Seiring bertambahnya kata dalam surat ini, aku berdoa kepada Ilahi. Semoga rahmat dan kasih sayang-Nya terus menyelimuti kisah hidup Mr. dan Mbak Endri. Āmīn yā Rabb
Surat ini, aku tulis untuk memenuhi janji di facebook 2 hari yang lalu. Belakangan, Sir. Aku memang sering menulis surat. Baik untuk seorang yang telah menempati sebilah tanah di hatiku (hem!). Untuk seorang yang sedang menimba ilmu di negeri nun jauh di sana. Untuk temanku, yang belum lama ini aku kenal. Dan, malam ini, aku bertekad untuk menulis surat untukmu, Sir. Karenanya, wajar kalau surat ini aku beri judul “A Letter to Mister”. He,
Sebenarnya, aku mulai tertarik berkirim surat, sebelum aku membaca novel Magdalena. Ternyata novel tersebut didominasi oleh surat yang ditulis oleh Stevan kepada Magdalena, dan sebaliknya. Dengan bahasa yang mendayu-dayu, karena itulah khas dari sang pengarang, Musthafa Luthfi al-Manfaluthy. Aku terhanyut dalam rajutan katanya. Aku termenung lalu seolah berucap, “Sungguh indahnya cinta itu!” So sweet!
Ternyata, Sir, surat itu memiliki kekuatan yang tidak dimiliki oleh ucapan. Surat bertutur akan kejujuran yang karenanya mengesampingkan “kebohongan”. Ini memang tidak mutlak. Namun bagiku, ketika menulis surat, maka pada saat itulah aku harus berkata yang apa adanya. Terbukti, surat yang aku tulis untuk seorang yang saya sebut pertama tadi, mampu membuatnya terpana dan terpesona. Itu karena dalam suratku, mengalir spirit yang sukar dilukiskan oleh kata-kata. He, (ini memang agak lebay!).
Mister, ketika aku berkunjung ke “persinggahanmu”, tiadalah aku jumpai dirimu. Aku tahu, dan Mr. juga tahu kenapa. Aku hanya bertemu dengan Mbak Endri. Kebetulan saat itu, ada Mahmud, yang katanya mau masak-masak di rumah Mr. Kala itu: aku, Amrullah, dan Reka, mengunjungi rumah yang berlokasi di Way Hui. Hem, for the first time coming there. Banyak cerita yang tergeming sore itu. Sayangnya, aku tidak punya waktu yang cukup. Pasalnya, aku harus segera bersiap-siap untuk menunggu bus di Way Halim. Jogja(ku) sudah menanti!
Asrama adalah bagian kehidupan yang tidak pernah terlupakan. Ia memberikan warna yang tak akan pernah luntur dimakan usia. Terus melekat dalam hati. Sukar terlupakan dan senantiasa terkenang. Teringat saat harus dihukum karena tidak “memakai” bahasa. Masih terngiang, drama petak umpet dengan Pak Jamsari, karena telat masuk sekolah. Sejuta kenangan terlukis kala itu. Di sebuah penjara suci yang bernama asrama MAN 1.
Satu hal terindah yang paling aku kenang dari Mr. Iya, itu adalah kata “Sams”. Beberapa teman, seperti Aziz, Agung, dan Yusuf, masih sering memanggilku dengan nama itu. Jujur, aku senang dengan panggilan itu, Sir. Dan tentu aku tidak akan pernah lupa. Orang yang pertama kali mengenalkannya dan menyematkannya padaku adalah Mr. Itu adalah kenangan luar biasa, bagiku. Semoga Allah menyediakan “reward” khusus, untuk Mr. terkait hal ini. Āmīn
Lagu yang salah satu liriknya, “I know I loved you before I meet you,” juga tidak lepas dari ingatan. Apalagi, terakhir Reka (si jago bahasa Inggris itu) mengingatkannya di group. Seolah aku terbang ke masa lalu: ingat saat kami menyanyikannya. Itu adalah lagu yang pertama kali kami pelajari. Ternyata belajar bahasa asing dengan bernyanyi memberikan nuansa yang berbeda. Karena berbeda, maka jauh dari rasa bosan. Dan akhirnya, kita terus antusias untuk mempelajarinya.
Ingat banget dech, pas Sams nyanyi lagi “Seal Over Seven Seas”, Umy Poppy langsung keluar dari “peraduaannya”. Hanya ada 2 kemungkinan tentang keluarnya Umy Poppy. Pertama, terheran dengan suara merdu yang tiada duanya (mungkin lebih tepatnya, tiada tandingnya). Kedua, terkejut kok malam-malam ada kaset dangdut rusak berbunyi! He. Untuk lebih jelasnya tentang hal ini memang harus klarifikasi kepada yang bersangkutan. Tapi yang jelas, aku menikmati banget pas menyanyikannya, Sir. Makasih dech udah ngajarin kami bernyanyi. Bukan sekadar oleh vokal, tapi juga olah rasa, dan olah hati plus oleh-oleh! (lho!?).
Oh ya, katanya sekarang Mr. tambah gemukan ya? He he. Inilah menurutku ciri-ciri keluarga bahagia. Semoga memang predikat keluarga yang sakīnah, mawaddah, wa rahmah, itu memang benar-benar layak disandang Mr. dan Mbak Endri. Āmīn… Oh ya, harus juga ditambah dengan barakah dan memiliki putra-putri yang shalih dan shalihah. Lengkap sudah dech. Itulah surga dunia.
Rasanya, tidak perlu terlalu panjang surat pertamaku ini. Surat ini kan masih bisa dilanjutkan di lain waktu. Malam ini, aku juga harus menggarap paper untuk seminar besok, Sir. Untuk mengawali “mood” nggarap “paper”, aku tulis dulu surat ini. Semoga “paper”-nya dapat terselesaikan dengan baik.
Sebelum mengakhiri surat ini, Sams punya sedikit anekdot. Ini Sams dapatkan dari inbox rutin di FB. Begini ceritanya. Suatu hari ada seorang pembeli yang marah-marah kepada penjual soto ayam. Pasalnya, soto yang disuguhkan sama sekali tidak mengandung ayam. Lalu sang penjual berdalih, “Jangan marah dulu, Pak! Orang beli “LEM TIKUS” itu emang ada tikusnya? Kan tidak!” Gubrak! He he. Semoga terhibur. Selamat menjalani dan menikmati hari-hari bahagia, Sir! Salam untuk Mbak Endri. Wassalāmu’alaikum

Ponpes UII DI Yogyakarta,

          Samsul Zakaria (Sams)

WHAT DO YOU KNOW ABOUT AL AJNABEE.....??

Banyak yang nanya soal AL AJNABEE itu sebenernya apa? ada yang nyebut Al Janabee, ada yang bilang Adjenaebi, bahkan ada juga yang nyebut Kanjeng Nabi, wkwkwkwk dasarrr...... masak Elvan Kanjeng Nabi... nanti disangka nabi palsu dehh... apa karena sifat2 gue kayak nabi kali yaa,, waduhhh.... Subhanallah banget dehh kalo gitu....(sebuah pengharapan) hehe

AL AJNABEE itu adalah Orang Asing, ( Inget...!!!!)
Apakah karena gue ngerasa kaya bule..? wkwkwwk nggak juga kalee kalo Pak Le baru iya masak Bule 
Itu diambil dari salah satu Film India yang berjudul sama, AJNABEE tapi tanpa AL-. dimana film itu dibintangi oleh Akhsay Khumar dan Bipasha Basu. kereen sii filmnya,,, meski diambil dari bahasa Hindi bukan berarti gue penggemar berat film Bollywood lohh... gue cuma ngambil kata kata AJNABEEnya aja yang gue simbolkan sama gue yang harus bersikap seperti orang asing, kalo bahasa Arabnya si GHORIB..(bener gak yahh).

AL AJNABEE is rising like a sun.....
Orang asing itu harus bisa jaga diri dan sikap. misalnya aja kalo kita bertamu deh contoh kecilnya, kita yaa harus bersikap seperti orang asing yang harus bisa menghormati tuan rumah, bersikap sopan dan gak boleh neko neko alias kudu tau diri. Begitu juga kalau misalnya kita berada di suatu tempat atau dalam suasana yang baru, kita yaa harus bersikap layaknya orang asing dong ( artinya disini ya orang asing yang baik2 yaa, orang asing juga ada yang gak sopan juga kok, maling misalnya hehe, pencuri juga, mereka kan pada dasarnya ya orang asing juga siii tapi kan gak kayak guee hahahai...

Ada hadits Nabi juga yang mengatakan bahwa Hiduplah di dunia bagai orang asing.... Nah, tuhh kannn....
kalo soal penambahan kata AL di depan AJNABEE itu cuma yaaahhh biar sipp aja seperti Arab yang notabene menandakan bahwa itu adalah kata benda, padahal kan AJNABEE itu bahasa India.  gak papa dehh ARAB feat. INDIA, so,, jadi deh AL AJNABEE hehe....

Nah itu dia frens makna dari AL AJNABEE... jadi itu adalah simbol dari gue.....