I AM AJNABEE

" Kerja sambil piknik ya itu sudah menjadi bagian dari saya. Tidak akan ada cerita tanpa adanya perjalanan.. karena bagi saya ada jalan ya ada cerita.. kalau gak jalan ya tidak ada cerita..Simpel dan tidak pakai ribet.. semua jalani saja.."

MARGO TIRTO, Kampung Air di Kaki Gunung Tanggamus



Begitu sejuk dan dingin...
Bening, Sejuk dan Segar… itulah ekspresi ketika mengunjungi Dam Margo Tirto di Gisting, Tanggamus. Belum banyak orang yang mengetahui akan Dam ini. Dam yang berarti bendungan ini adalah tempat dibendungnya air sehingga membentuk suatu danau buatan. Nah, Dam Margo Tirto ini adalah kumpulan dari air gunung Tanggamus yang sebenarnya air yang digunakan untuk kebutuhan masyarakat melalui paralon-paralon yang dialirkan dari rumah ke rumah. Sebelumnya memang sudah ada bendungan peninggalan zaman Belanda di atas Dam ini, namun ukurannya tidak begitu besar. Aliran dari bendungan inilah yang kemudian dibendung oleh masyarakat dengan ukuran lebih besar, maka terbentuklah Dam Margo Tirto ini.

Dam ini khusus untuk anak-anak
Dam yang pada awalnya bertujuan untuk menyelamatkan air ini berukuran 110 meter x 23 meter tidak begitu dalam. Kedalammnya beragam, sekitar 50 cm– 150 cm, sehingga untuk berenang pun cukup aman. Dengan dilengkapi dengan penyewaan ban dalam bekas dan permainan sepeda air yang berbentuk hewan-hewan yang lucu, seperti bebek, naga ataupun kuda laut. Biayaanya pun cukup murah, hanya Rp. 3000,- untuk anak-anak dan Rp. 5000,- untuk orang dewasa. Setiap hari banyak sekali pengunjung yang datang di dam ini, terutama anak-anak sekolah yang pulang dari sekolah. Hitung-hitung bisa menghilangkan kepenatan setelah mengikuti aktivitas sekolah, jadi dam ini sangat cocok sebagai tempat refreshing.
Begitu bening, begitu bersih...
Di akhir pekan pun pengunjung bisa lebih ramai dari hari biasanya. Banyak para orang tua yang mengajak anak-anaknya bermain di dam ini. Anak-anak pun merasa sangat senang. Sambil menunggu anak-anaknya bermain-main air, para orang tua bisa bersantai sambil menikmati jajanan yang banyak dijual disekitaran dam itu. Ini sungguh menjadi lading baru bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan peluang dalam mencari rezeki.
Saat ini Dam Margo Tirto ini sedang dalam tahap pembenahan untuk menjadi lebih baik. Mengingat akan Dam ini yang baru dibuka untuk wisata umum pada tanggal 10 Oktober 2014, tentunya masih banyak sekali segala sesuatu yang akan dibangun ataupun dibenahi. Misalnya saja pembangunan gazebo-gazebo sebagai tempat duduk-duduk santai bagi para orang tua yang sedang menunggu anak-anaknya bermain. Selain itu juga akan diadakan pembenahan para pedagang yang akan ditata lebih rapi lagi.
Dengan adanya Dam Margo Tirto ini maka akan menambah destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tanggamus ini. Dan sebagai warga Tanggamus kita harus menjaga tempat wisata ini agar tetap terjaga dengan baik.

Pintu Masuk Kampung Air Margo Tirto
Dam yang sebelah kanan lebih dangkal, cocok buat anak-anak

Sambil naik bebek-bebek ini,, begitu asik mengelilingi Dam Margo Tirto

Di sore hari banyak anak sekolah berkunjung setelah pulang sekolah

Ini adalah Dam peninggalan belanda, berada di sisi atas Dam Margo Tirto

Tidak kalah asik dengan mandi di kolam renang,, di Dam lebih seruu..

6 komentar:

  1. Alannn...... Iyaa nihh lannn... karena sudah dikelola oleh masyarakat lan.... keceee kannn.....

    BalasHapus
  2. Asik ya tempatnya, alami bgt ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbk... pastinya alami dan segerr bangetttt

      Hapus
  3. Semoga kebersihan tempat ini dipertahankan, Mas Elvan. Jangan sampai gara-gara sdh muncul di intnet (blognya) Mas Elvan, pengunjung meningkat eh kemudian sampah dimana-mana. Sayang banget soalnya tempatnya cantik...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ibu Evi.... mudah mudahan selalu terjaga keindahan dan kebersihannya...

      Hapus